Selamat datang di blogger FHARELL

Senin, 04 November 2024

ARTIKEL TENTANG PENYAKIT JANTUNG KORONER

Tags

 


Penyakit Jantung Koroner: Penyebab, Gejala, dan Pengobatan

Penyakit jantung koroner menjadi salah satu penyebab tertinggi kematian di Indonesia, terutama pada usia produktif yang tinggal di perkotaan. Pemicu utamanya yaitu gaya hidup, rokok, manajemen stress yang buruk, dan pola makan yang tidak sehat. 

Kondisi ini terjadi akibat adanya penyempitan atau penyumbatan di dinding nadi koroner karena adanya endapan lemak dan kolesterol sehingga mengakibatkan suplai darah ke jantung menjadi terganggu. Penderita penyakit jantung koroner berpotensi mengalami henti jantung mendadak sudden cardiac death.  

Selama masa pandemi COVID-19, orang dengan penyakit penyerta (komorbid) jantung koroner, memiliki tingkat perburukan hingga kematian lebih tinggi saat terpapar virus. 

Untuk itulah, mengetahui penyakit jantung koroner sangatlah penting. Yuk, simak penjelasannya berikut ini. penyakit jantung. 

Pasalnya, saat seseorang stres, maka napas menjadi lebih cepat. Sahabat MIKA juga dapat mengalami nyeri dada, keluarnya keringat berlebih, mual, tekanan darah yang meningkat hingga detak jantung tak beraturan. Hal ini disebabkan penyumbatan pada arteri yang membuat aliran tidak lancar. 

7.Riwayat keluarga

Seseorang dengan riwayat keluarga penyakit jantung akan lebih tinggi beresiko mengalami penyakit jantung dibandingkan orang lain. Terutama pada seseorang yang mengalami penyakit jantung pada usia muda yaitu kurang dari 55 tahun pada pria dan kurang dari 60 tahun pada wanita. 

Jadi, saat seseorang yang mempunyai anggota keluarga menderita penyakit jantung koroner atau stroke ataupun mati mendadak, maka sebaiknya harus lebih berhati-hati dan lebih cepat melakukan pemeriksaan deteksi penyakit jantung koroner.

Kenali penyakit jantung koroner lebih dalam melalui tayangan Bincang Sehat MIKA, bersama dr. Tito Phurbojoyo, Sp.JP, FIHA: penyakit jantung koroner adalah sebagai berikut: 

Angioplasti koroner atau pasang ring jantung yang umum dilakukan ketika seseorang mengalami serangan jantung dengan tujuan melancarkan peredaran darah dan mencegah penyempitan arteri terjadi lagi. Prosedurnya dengan memasukkan kateter ke bagian arteri yang menyempit lalu mengembangkan balon kecil melalui kateter untuk melebarkan arteri tersebut.  

Bypass jantung yang dilakukan ketika ditemukan lebih dari satu arteri yang tersumbat. Prosedur ini dilakukan dengan pengambilan pembuluh darah dari bagian tubuh lain dengan tujuan agar darah dapat kembali mengalir lancar melalui rute yang baru.

Transplantasi jantung yang dilakukan ketika kerusakan jantung sangat parah dan tidak bisa diatasi dengan obat. Prosedur ini dilakukan dengan mengganti jantung yang rusak dengan jantung sehat dari pendonor.

Lakukan skrining jantung

Skrining jantung adalah pemeriksaan dini yang paling tepat terutama jika Anda memiliki anggota keluarga yang menderita penyakit jantung koroner sebelumnya. Selain itu, Anda yang memiliki faktor risiko lainnya juga sebaiknya melakukan skrining jantung.

Prosedur skrining jantung ini biasanya terdiri treadmill, echocardiography maupun angiografi koroner sesuai kondisi pasien. Mitra Keluarga memiliki paket skrining jantung yang dapat Sahabat MIKA pilih. 

Apabila Anda mengalami salah satu gejalanya, sebaiknya melakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah. 

Untuk memudahkan ketika ingin melakukan janji temu dengan dokter, buat janji konsultasi terlebih dahulu secara online melalui website Mitra Keluarga, atau MIKA Mobile Apps di smartphone Android atau iOS Anda. 

Dr. Ichal S.Pd.I ( Aliful Imam H )

Komentar Facebook :

Komentar dengan Akun Google :


EmoticonEmoticon